pengurangan limbah plastik
Cara Mengurangi Sampah Plastik
1. Kurangi Penggunaan Sedotan Plastik
Menggunakan sedotan plastik memang sudah menjadi kebutuhan yang lumrah. Sehingga untuk mengubah kebiasaan itu pun sulit, tapi bukannya tidak mungkin.
Bayangkan berapa banyak restoran di sekitarmu, berapa banyak sedotan plastik yang menjadi sampah plastik yang sulit didaur ulang.
Kalau memang harus menggunakan sedotan, pakailah sedotan stainless yang bisa dicuci dan digunakan kembali atau sedotan kertas.
2. Bawa Tas Belanja Pribadi
Di sebagian besar pusat perbelanjaan besar sudah diberlakukan peraturan tentang kantong plastik berbayar, namun tidak sedikit yang rela mengeluarkan uang untuk tetap menggunakan kantong plastik.
Alangkah baiknya jika kamu bisa bawa tas belanja berbahan kain yang kuat dan bisa dipakai terus-menerus.
Carilah tas belanja dengan berbagai ukuran agar bisa disesuaikan dengan belanjaanmu. Dengan begitu kamu akan sangat mengurangi penggunaan kantong plastik.
3. Bawa Botol Minum
Setiap tahun ada hampir 20 miliar botol plastik yang berujung di tempat sampah. Dengan membawa botol minum sendiri, kamu bisa membantu mengurangi penggunaan botol plastik kemasan.
Apalagi, sekarang banyak gerai minuman yang menawarkan potongan harga jika kamu menggunakan botol minum sendiri.
Botol minum juga sudah pasti aman dipakai berulang-ulang, tidak seperti botol plastik kemasan.
4. Biasakan Masak di Rumah
Seperti bukan hal yang langsung terlintas di kepala memasak untuk diri sendiri adalah salah satu upaya mengurangi penggunaan plastik.
Dengan maraknya aplikasi online untuk memesan dan mengantar makanan, tentunya sangat menggiurkan untuk menggunakan jasa tersebut.
Tetapi, biasanya kemasan dan alat makan yang digunakan berbahan plastik, yang kemungkinan besar tidak berguna lagi. Inilah poin minus yang akan tereliminasi jika kamu masak untuk diri sendiri.
5. Beli Barang dalam Jumlah Besar Sekaligus
Lagi-lagi berkutat soal kemasan plastik. Buat kamu yang suka membeli barang dalam kemasan kecil, lebih baik beralih lah ke kemasan besar.
Setelah mengubah kebiasaan dengan beralih ke barang skala besar, jumlah sampah plastik dari bungkusan akan berkurang.
Lagi pula, coba deh bandingkan harga barang kemasan kecil dan besar, kebanyakan barang dengan kemasan besar lebih murah, lho.
6. Kurangi Pemakaian Microbeads
Microbeads adalah partikel kecil yang terbuat dari plastik. Biasanya terdapat di sabun mandi, pasta gigi dan beberapa produk kecantikan seperti scrub wajah.
Ukurannya memang sangat kecil, tapi justru bisa menyebabkan microbeads ini termakan oleh hewan laut.
Solusinya, kamu bisa perhatikan kandungan di dalam produk-produk tersebut dan menghindari produk yang mengandung plastik di dalamnya.
7. Daur Ulang
Selanjutnya, terlebih dulu pilah-pilah kemasan plastik yang bisa kamu pakai ulang. Kalau sudah terkumpul yang tidak bisa dipakai ulang, coba deh perhatikan di bagian bawah kemasan plastik.
Jika bertuliskan 1(PET), makan kemasan plastik tersebut dapat diterima oleh perusahaan daur ulang. Lalu luangkan waktu sebentar untuk mencari perusahaan daur ulang di dekat tempat tinggalmu.
8. Pilih Cone saat Beli Es krim
Hal yang sangat sederhana, bukan? Tapi pernah gak sih terpikir kalau aktivitas sederhana seperti membeli es krim bisa berdampak bagi kerusakan lingkungan jika kamu memilih cup yang terbuat dari plastik.
Ini membuktikan kalau plastik memang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari kita. Jadi, bijaklah dalam penggunaan plastik.
9. Hindari Permen Karet
Sebagian besar orang di seluruh dunia bahkan belum tentu tahu tentang fakta ini. Kandungan plastik yang digunakan dalam permen karet adalah polyethylene dan polyvinyl acetate.
Polyethylene adalah bahan yang sering digunakan untuk mainan anak, sedangkan polyvinyl acetate adalah bahan dari lem. Bahan-bahan ini jelas sebaiknya jangan sampai tertelan.
Tapi kalau pun sampai tertelan, nantinya akan keluar dengan sendirinya. Masalahnya, sisa permen karet akan susah dibersihkan dan diurai.
10. Minimalisir Plastik untuk Bungkus Paket
Terakhir, mungkin kebiasaan yang paling sulit ditinggalkan, terutama untuk para perempuan. Biasanya untuk menjaga barang tetap aman dan anti air, plastik memang jadi pilihan nomor satu untuk mengemas barang.
Untuk itu, jika kamu menjalani usaha jualan secara online, sebaiknya gunakan bahan yang lebih ramah lingkungan dan mudah diurai. Contohnya seperti kardus atau bungkus karton.
Itulah beberapa cara mengurangi sampah plastik yang bisa kamu praktikkan di kehidupan sehari-hari. Plastik yang diproduksi mulai puluhan tahun lalu saja masih ada sampai sekarang, mau sampai kapan kita menumpuk plastik karena ketidakpedulian kita?
Yuk, ikut berkontribusi dalam mengurangi sampah plastik. Dimulai dari diri sendiri lalu tularkan ke orang lain demi lingkungan yang lebih baik!
Komentar
Posting Komentar